99% cinta anak muda sekarang tidak islami


Cinta? Cinta bisa terjadi sama siapapun, semua makhluk ALLAH pasti pernah merasakan cinta. Cinta terhdap ALLAH dan Rasul-Nya, cinta kepada diri sendiri, dan cinta terhadap ciptaan-Nya. Cinta adalah anugrah yang ALLAH berikan agar kita menjadi orang yang mengasihi dan mengaplikasikannya sesuai aturan ALLAH. Dan yang pasti agar kita mencintai ALLAH dan Rasul lebih dari apapun, intinya kita harus menjadikan ALLAH dan Rasul ada dalam posisi pertama di hati kita. Tanda bukti cinta kepada ALLAH salah satunya adalah mencintai sesame, karena pada hakikatnya sesame muslim kita adalah saudara dan “tidak akan sempurna keimanan seseorang, sebelum mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri” inilah yang menurutku arti cinta.
            Tapi banyak sekali khususnya muslim yang salah memahami. Jika kita membahas cinta, suka, sayang itu  hanya dipahami mencintai lawan jenis dalam arti menginginkan adanya hubungan sebelum menikah yaitu “PACARAN”. Hampir 99% cinta yang dialami anak muda sekarang bukan secara islam. Hal ini dikarenakan banyak anak muda mengaplikasikan cinta dengan sahwat. Tanpa sadar sebenarnya anak muda mengikuti mode orang barat yang identik dengan seks, misalkan saja saat “valentine’s day”. Banyak anak muda yang melakukan hubungan seks. Selain hari itupun banyak anak muda yang secara terang2an dan bangga untuk berpacaran. Kita pasti sering mendengar orang yang sedang pacaran mengatakan kita kan pacarannya pacaran islami, pacaran kita kan sehat, kita bukan pacaran karena nafsu, tapi karena kita ingin mengenal masing2 sampai nanti akhirnya menikah. Kenapa sesuatu hal yang sudah dilarang dalam alquran harus diubah2 supaya terlihat baik dan benar?  
            Kalau memang ALLAH sudah melarangnya ya harus diterima, katakan dengan benar, tidak usah sesuatu hal yang salah itu dibenar2kan. ALLAH kan sudah memberikan bagaimana cara kita mencintai lawan jenis. Kenapa kita sering mengatakan cinta, sayang dan takut sama ALLAH, tapi larangan ALLAH dengan bangga kita lakukan, maksiat secara terang2ngan. Cinta itu memang anugrah, jatuh cinta itu boleh, dan kita juga harus menyadari yang namanya jatuh cinta itu fitrah dimana hampir semua makhluk merasakan. Tapi bagaimana kita menyikapi saat kita sedang merasa jatuh cinta, itu adalah pilihan kita. Di dalam alquran dan hadist ALLAH sudah menerangkan bagaimana cara kita untuk menyikapinya. Kurang sayang apa ALLAH sama kita. Dan yang pasti tujuan ALLAH adalah ingin menjaga laki2 dan khususnya wanita agar tidak menjadi generasi yang rusak.
            ALLAH selalu memberi dan mencontohkan apapun untuk melindungi kita melalui Rasulullah, tapi kenapa kita justru menjatuhkan diri kita, merusak diri kita. Itulah yang terjadi dalam diri kita saat ini. ALLAH yang memberi rasa cinta kepada kita, jadi aplikasikanlah sesuai apa aturan ALLAH. Sadarlah mulai sekarang, ayo kita kembali mengkaji Islam. Kita ajak teman-teman kita untuk belajar islam supaya tidak terjebak yang namanya cinta karena syahwat. Jadi yang belum pernah pacaran jangan coba2 deh pacaran. Dan jangan coba2 untuk nonton video porno. Jangan sampai, bahaya. Apapun alasannya jangan pernah coba pacaran. Karena apapun alasannya pacaran tetap aja maksiat, tetap aja di larang ALLAH, tetap aja mendatangkan dosa.Di lingkungan kita sekarang sangat banyak anak muda yang dengan bangga bermaksiat dengan mengatasnamakan cinta. Kalau tidak punya pacar bingung, galau, stress, takut nggak laku2 dan alasan lainnya. Padahal yang namanya jodoh tidak akan kemana. Ngapain bingung?  Tanpa rasa bersalah kepada ALLAH anak perempuan dengan bangga membuka aurat, berdandan, bertabarruj hanya untuk mencari perhatian laki2 dan mendapatkan pacar.
            Padahal perbuatan dosa mereka dapat membawa orang tuanya ke dalam neraka. Yang laki2 tanpa rasa bersalah membicarakan fisik perempuan, menggoda perempuan,  mencari cara apapun untuk bisa mendapatkan pacar sampai2 terus memeras uang dan membohongi ortu untuk bisa mendapatkan pacar. Sampai segitukah kita berkeinginan untuk mendapatkan pacar yang belum tentu jadi jodoh kita sampai menyakiti ortu, menyakiti diri sendiri, dan yang paling utama berdosa sama ALLAH yang pasti akan kita pertanggungjawabkan di akherat nanti. So, mulai sekarang ayo kita segera memperbaiki diri, pahami bagaimana cara mendapatkan cinta dengan islam, supaya kita tidak terjebak dengan seks bebas. J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasib Tenaga Medis di Tengah Wabah Virus Corona